Hidup Tanpa Media Sosial? Ini Dia 9 Manfaat yang Akan Kamu Rasakan

sumber: pixabay.com


Hidup tanpa media sosial? Mungkinkah? Rasanya ini sesuatu yang tidak akan pernah terjadi. Sekarang sudah zamannya digital, bung!

Benar sekali. Media sosial sudah menjadi sebuah kebutuhan. Kehadirannya mempengaruhi kehidupan kita sehari-hari. Perhatian kita mulai berfokus pada dunia maya. Hampir seluruh aktivitas harian kita dibarengi dengan kegiatan 'melirik layar'. Bahkan, dalam keadaan sibuk sekalipun.

Bisa dibilang, setiap detik, kita selalu mengakses akun-akun media sosial. Mulai dari akun yang satu ke yang lainnya. Bagaikan sebuah rutinitas, dari pagi hingga malam. Bahkan, ada sebagian orang yang rela melewati jam tidurnya demi mengikuti informasi yang kekinian.

Lalu, bagaimana jika tiba-tiba aktivitas media sosial kita terhenti? Contoh paling sederhana yaitu disaat kita berada pada situasi kehabisan paket data. Tentu saja, tanpa menunggu waktu lama, kita segera melakukan pengisian ulang. Kita tidak mau melewatkan satu detikpun terpisah dari sosial media. Paket data habis, kita langsung 'mati gaya'.. Hayuu....ada yang seperti itu ngga?

*Ada. Saya! Hihii..

Tapi, tahukah teman, hidup tanpa media sosial itu justru membuat kita kebanyakan gaya. Kita tidak mati kaku, seperti yang kita bayangkan selama ini. Kita justru lebih bebas. Tidak ada lagi ketergantungan untuk mempertontonkan aktivitas kita kepada khalayak ramai, di dunia maya. Dan, update status justru bukan menjadi kebutuhan utama. 

Nah, sejak resmi menjadi warga Jambi, saat itu pulalah saya resmi tidak menikmati sosial media. Langsung, tanpa ada pemanasan terlebih dahulu. Bisa kita bayangkan, yang tadinya aktif update status, berjibaku promosi jualan online, ee tiba-tiba harus dihentikan secara mendadak. Saat itu saya tidak hanya merasakan mati gaya saja, tetapi juga mati kutu. *seperti itu kira-kira :)

Kondisi susah sinyal menjadi masalah besar bagi saya, saat itu. Jangankan untuk internetan, mau nelpon saja rasanya susaaahhh... Kebetulan lokasi kami jauh dari perkotaan. Untuk mendapat sinyal yang bagus, kami harus menempuh jarak belasan meter. 

Keadaan susah sinyal kami rasakan dalam waktu yang cukup lama. Saya tidak pernah lagi menggunakan media sosial. Jualan online, bisnis jasa penulisan online pun tutup secara mendadak.  Cita-cita menjadi blogger profesional pun hanya tinggal kenangan. Saya yakin, pasti saat itu banyak teman-teman yang merindukan saya...*horeeee

Ternyata, seiring berjalannya waktu, saya semakin terbiasa tanpa media sosial. Saya pun (hampir) bisa move on dari bisnis online yang sempat saya jalankan. Saya merasakan berada pada lingkungan yang nyata. Tidak memikirkan pencitraan-pencitraan yang sering muncul di dunia maya.

Nah, apa saja sih manfaat yang saya rasakan saat menikmati hidup tanpa media sosial?

1. Lebih Disiplin
Yes, kita lebih disiplin, lho. Kita bisa mengerjakan pekerjaan sesuai skala prioritas, tepat waktu, tanpa ada aktivitas-aktivitas kecil yang mengganggu. Saat kita mulai disiplin, maka akan banyak pekerjaan yang kita hasilkan. 

2. Lebih Produktif
Ini jelas banget, ya. Saat kita disiplin dalam waktu, kita akan punya banyak kesempatan untuk menghasilkan sesuatu. Waktu yang kita gunakan untuk menikmati media sosial, ternyata bisa kita gunakan untuk hal-hal yang lain, tentunya yang lebih bermanfaat.

3. Lebih Fokus
Saat gawai ada di tangan kita, yakin deh, kita tidak akan pernah fokus dalam mengerjakan apapun. Mengapa? Karena hati dan pikiran kita sudah tertuju ke sana. 'Eh, tadi si B jalan-jalan ke Korea, enak banget yaa..'teriak kita dalam hati. Dan selanjutnya, kita akan penasaran dengan postingan-postingan si B berikutnya.

4. Pikiran Tenang
Percayalah teman, kamu akan merasa lebih tenang. Mau teman kamu buat status berbau SARA sekalipun, kamu akan aman sentosa. Atau, saat seorang teman mengumbar foto kemesraannya dengan pasangan, kamu tidak akan terganggu. Sekalipun kamu sendiri juga pengen punya foto seperti itu. Yaa, mau gimana lagi, masih jomblo sihhh....*wkwkkk

5. No Baper
Teman jalan-jalan ke luar negeri, ee kita komen dalam hati kayak gini, 'Sombong amat, mentang-mentang punya banyak duit.' Atau, ada teman kamu yang suka pamer tas mewah harga puluhan juta, ee kamunya langsung bilang, 'Boros amat lu!'. Duh, baper amat yaa makkk.

So, buat kamu yang mudah baper, ayo silahkan log out akun sosmed kamu sekarang juga ya... *hihiii

6. Istirahat Cukup
Banyak, kan, diantara kita yang sering menggunakan waktu istirahat hanya untuk kepoin status seseorang? Mata kita lelah, pikiran terganggu, gimana bisa tidur coba? Nah, sejak saya tidak lagi bergantung dengan sosial media, saya merasakan lebih sehat dan bugar. Tidak mudah sakit. Saya punya kesempatan untuk beristirahat.

7. Hemat
Okey, tidak ada lagi kata untuk beli kuota. Hahaa... Ini adalah manfaat yang bisa dirasakan langsung.

8. Family Time Lebih Bermakna
Waktu bersama keluarga lebih bermakna. Hubungan akan semakin mesra. Bisa dibayangkan jika sebuah keluarga yang sedang berkumpul, si ayah megang hp, si ibu juga, lha anaknya bagaimana? Kasihan kan, sudah sama-sama berkumpul, tapi sibuk dengan hp masing-masing.

9. Bahagia
Nah, ini dia... Jelas sekali kan, pada akhirnya kita akan merasa bahagia. Saat point 1 sampai dengan 8 kita rasakan, tentu semua terasa menjadi lebih ringan.

Bagaimana teman, ada yang berani coba tantangan 'berlibur' dari media sosial? Ayo, coba dehh.. But, well, aktif di media sosial bukan sesuatu yang salah, lho, ya. Tetapi semua kembali ke diri kita sendiri, bagaimana kita bisa mengatur waktu dalam menggunakannya. Setuju? *_*

Happy Reading,

Anita d'Caritas

Komentar

  1. Kalau aku gak nisaaaaa kwkwkw. Tapi pernah ngerasain lagi menjadi time dan hape habis batre. Kok ya enak ya hahaha...

    BalasHapus
  2. Setuju mba, kurangi dan pakai seperlunya, ambil.manfaatnya ;)

    BalasHapus

Posting Komentar